Rekawati, Susilaningrum and Kharisma, Kusumaningtyas and Dwi, Wahyu Wulan Sulistyowati (2025) Edukasi pada masyarakat tentang pemberian makanan tambahan pada balita di Wonoayu Sidoarjo. Project Report. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malahayati Lampung.
|
Text
EDUKASI PADA MASYARAKAT TENTANG PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (450kB) |
Abstract
Berdasarkan data di desa Pilang Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, dari 213 bayi, balita dan anak prasekolah, ada 96,7% bayi status gizi normal, selebihnya (2,34%) mengalami didapatkan analisis status gizi di KMS yang normal sebesar 206 (96,7%), BGM 5 (2,34 %), dan Obesitas 2 (0,93%) . Pada kegiatan Posyandu pernah dilakukan edukasi cara pembuatan dan pemberian PMT pada balita BGM tetapi dalam penerapannya masih kurang. Sebanyak 50% Kader belum pernah mendapatkan edukasi cara pembuatan dan pemberian PMT pada balita BGM. Keterbatasan edukasi cara pembuatan dan pemberian PMT pada balita BGM di Posyandu. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi pengetahuan dan ketrampilan kader dan keluarga dalam pemberian PMT pada balita. Metode kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab dan praktik. Media yang digunakan leaflet, PPT dan peralatan untuk memasak. Sasarannya adalah kader dan keluarga yang mempunyai balita sebanyak 40 orang. Kegiatan dibagi 2 sesi. Sesi 1 pemberian materi dan tanya jawab tentang makanan pendamping ASI (MP ASI) dan PMT. Sesi 2 dengan praktik pembuatan MP ASI dan PMT. Sebagai evaluasi kegiatan dilaksanakan pre dan post test. Kegiatan diperoleh ada peningkatan pengetahuan usia peserta, prosentase paling sedikit berada pada rentang usia 21-30 tahun. Selebihnya berada diatas 30 tahun. Untuk pendidikan, peserta sebagian besar berpendidikan setingkat SMA/Sederajat. Sedangkan untuk pekerjaan, hampir seluruh peserta sebagai ibu rumah tangga. Hanya sebagian kecil yang bereja sebagai pedagang/karyawan. sebelum pelatihan, prosentase terbanyak (47,5%) pengetahuan ibu dalam kategori cukup. Setelah pelatihan, sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori baik (86,7). Ada peningkatan yang signifikan setelah pelatihan. Sebelum pelatihan skore rata-rata 65, setelah pelatihan skore rata-rata 92. Peserta sangat antusia saat kegiatan praktik membuat MP ASI dan PMT. Kegiatan pendampingan pada warga dalam upaya pemenuhan gizi untuk balita sangat perlu dilakukan agar anak tidak mengalami masalah dan gangguan status gizi.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Edukasi ; makanan tambahan ; balita |
| Subjects: | R Medicine > Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Pusat Penelitan dan Pengabdian Masyarakat > Penelitian |
| Depositing User: | Naila Sankrisza |
| Date Deposited: | 27 May 2026 10:22 |
| Last Modified: | 28 May 2026 03:10 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12100 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

