Shela Yuni, Arta (2025) Perbandingan pemeriksaan skrining antibodi (indirect coombs test) dengan direct coombs test pada pasien dengan riwayat transfusi darah berulang. Skripsi thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.
|
Text
1. Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf Restricted to Repository staff only Download (647kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf Restricted to Repository staff only Download (614kB) |
|
|
Text
4. Surat Penyataan Orisinalitas.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
|
|
Text
5. Abstrak.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Restricted to Repository staff only Download (152kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
8. Daftar Tabel.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
9. Daftar Gambar.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
10. Daftar Singkatan.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
11. Daftar Lampiran.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
12. Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (228kB) |
|
|
Text
13. Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (817kB) |
|
|
Text
14. Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (255kB) |
|
|
Text
15. Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (249kB) |
|
|
Text
16. Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (230kB) |
|
|
Text
17. Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (165kB) |
|
|
Text
18. Daftar Pustaka.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
19. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
20. Artikel.pdf Restricted to Repository staff only Download (457kB) |
Abstract
Transfusi darah berulang dapat meningkatkan risiko alloimunisasi dan autoimunisasi, yang menyebabkan terbentuknya alloantibodi dan autoantibodi. Keberadaan antibodi tersebut dapat mempersulit pencocokan darah dan meningkatkan risiko reaksi transfusi hemolitik. Pemeriksaan skrining antibodi (Indirect Coombs Test) dan Direct Coombs Test berperan untuk menemukan keberadaan alloantibodi dan autoantibodi pada pasien dengan riwayat transfusi berulang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan skrining antibodi (Indirect Coombs Test) dan Direct Coombs Test pada pasien yang menerima transfusi darah berulang. Penelitian ini mengenakan desain kuasi- eksperimental dengan pendekatan cross-sectional, dengan subjek penelitian pasien dengan riwayat transfusi darah lebih dari 5kali di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan statistik untuk melihat adanya perbedaan signifikan antara kedua jenis pemeriksaan. Diperoleh perbedaan antara hasil pemeriksaan skrining antibodi (ICT) dengan Direct Coombs Test (DCT) (p- value 0,000), bahwa lebih banyak pasien transfusi darah berulang dengan hasil DCT positif. Sebagian pasien menunjukkan hasil positif pada salah satu atau kedua jenis pemeriksaan, mengindikasikan keberadaan alloantibodi maupun autoantibodi. Pemeriksaan ICT dan DCT memberikan informasi yang saling melengkapi dalam menemukan antibodi pada pasien transfusi berulang. Penggunaan keduanya penting dalam meningkatkan keamanan transfusi darah dan meminimalisir risiko reaksi hemolitik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Suhariyadi, Suhariyadi nidn4029086801 UNSPECIFIED Evy Diah, Woelansari nidn4021017501 |
| Additional Information: | 12SKR20250115 |
| Uncontrolled Keywords: | Transfusi darah berulang ; skrining antibodi ; indirect coombs test ; direct coombs test ; aloantibodi ; autoantibodi |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Nanik Indra Putri Sari |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 07:31 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 07:31 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/11895 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

