Perbandingan fiksasi penggunaan NBF 10% dan madu 13% dengan variasi waktu pada preparat histologi jantung mencit menggunakan pewarnaan hematoksilin eosin

Amirah Putri, Zerlina (2025) Perbandingan fiksasi penggunaan NBF 10% dan madu 13% dengan variasi waktu pada preparat histologi jantung mencit menggunakan pewarnaan hematoksilin eosin. Skripsi thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf] Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (712kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (826kB)
[thumbnail of 4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB)
[thumbnail of 5. Abstrak.pdf] Text
5. Abstrak.pdf

Download (238kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (145kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of 8. Daftar Tabel.pdf] Text
8. Daftar Tabel.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 9. Daftar Gambar.pdf] Text
9. Daftar Gambar.pdf

Download (103kB)
[thumbnail of 10. Daftar Singkatan.pdf] Text
10. Daftar Singkatan.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of 11. Daftar Lampiran.pdf] Text
11. Daftar Lampiran.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of 12. Bab 1.pdf] Text
12. Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (444kB)
[thumbnail of 13. Bab 2.pdf] Text
13. Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (473kB)
[thumbnail of 14. Bab 3.pdf] Text
14. Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (336kB)
[thumbnail of 15. Bab 4.pdf] Text
15. Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (339kB)
[thumbnail of 16. Bab 5.pdf] Text
16. Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (180kB)
[thumbnail of 17. Bab 6.pdf] Text
17. Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB)
[thumbnail of 18. Daftar Pustaka.pdf] Text
18. Daftar Pustaka.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of 19. Lampiran.pdf] Text
19. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of 20. Artikel.pdf] Text
20. Artikel.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (553kB)

Abstract

Tahap fiksasi merupakan tahapan awal yang dilakukan dalam pembuatan preparat histopatologi yang berperan untuk mempertahankan struktur sel jaringan agar seperti jaringan yang masih hidup dan mencegah kerusakan jaringan, sehingga memudahkan proses analisis makroskopis dan mikroskopis. Larutan fiksatif yang sering digunakan untuk standar pengawetan dalam pemeriksaan histopatologi adalah Neutral Buffered Formalin (NBF) 10%, memiliki keunggulan pH yang mendekati netral dan efektif dalam memfiksasi jaringan lunak selama 12-24 jam. Namun NBF 10% merupakan bahan karsinogenik dan toksiksisitas tinggi. Terdapat larutan fiksatif alami yaitu madu yang memiliki kandungan fruktosa dan glukosa serta memiliki pH asam sehingga memiliki sifat antimikroba, antioksidan dan antiautolisis. Selain itu, madu juga sudah banyak digunakan sebagai bahan pengawet karena mudah didapat, harga yang terjangkau, dan tanpa efek toksisitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas preparat histologi jaringan jantung mencit yang difiksasi NBF 10% dengan madu 13% dengan variasi waktu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilaksanakan pada bulan November 2024-April 2025. Sampel yang digunakan yaiu jantung mencit Jantan sehat. Sampel preparat yang digunakan memiliki jumlah sebanyak 27 sampel preparat. Analisis data melalui penilaian skoring dan diolah secara statistik menggunakan non-parametrik uji Kruskal-Walis, apabila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiksasi dengan larutan madu 13% dengan variasi waktu 24 jam memiliki perbandingan hasil kualitas preparat yang sama dengan larutan NBF 10% selama 24 jam. Hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil 0,018 (p < 0,05) untuk larutan madu 13% selama 12 jam dan hasil 0,634 (p > 0,05) untuk larutan madu 13% selama 24 jam. Hal ini dapat disimpulkan bahwa fiksasi dengan larutan madu 13% selama 24 jam, efektif menjadi alternatif larutan fiksasi dengan bahan alami yang aman dalam memfiksasi jaringan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Juliana, Christyaningsih
nidn4001076803
UNSPECIFIED
Ratno Tri, Utomo
UNSPECIFIED
Additional Information: 12SKR20250034
Uncontrolled Keywords: Fiksasi ; neutral buffer formalin 10% ; madu
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Nanik Indra Putri Sari
Date Deposited: 15 Apr 2026 04:14
Last Modified: 15 Apr 2026 04:14
URI: http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/11684

Actions (login required)

View Item View Item