Daya terima dan kadar zat besi pada es krim soybliss dengan penambahan kacang kedelai, kuning telur sebagai kudapan alternatif bagi penderita anemia pada remaja putri

Raissa, Anindya (2026) Daya terima dan kadar zat besi pada es krim soybliss dengan penambahan kacang kedelai, kuning telur sebagai kudapan alternatif bagi penderita anemia pada remaja putri. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf] Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (494kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (498kB)
[thumbnail of 4. Surat pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
4. Surat pernyataan Orisinalitas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (516kB)
[thumbnail of 5. Abstrak.pdf] Text
5. Abstrak.pdf

Download (291kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (217kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of 8. Daftar Tabel.pdf] Text
8. Daftar Tabel.pdf

Download (262kB)
[thumbnail of 9. Daftar Gambar.pdf] Text
9. Daftar Gambar.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of 10. Daftar Lampiran.pdf] Text
10. Daftar Lampiran.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of 11. Daftar Singkatan.pdf] Text
11. Daftar Singkatan.pdf

Download (258kB)
[thumbnail of 12. Bab 1.pdf] Text
12. Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (288kB)
[thumbnail of 13. Bab 2.pdf] Text
13. Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (612kB)
[thumbnail of 14. Bab 3.pdf] Text
14. Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (511kB)
[thumbnail of 15. Bab 4.pdf] Text
15. Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (548kB)
[thumbnail of 16. Bab 5.pdf] Text
16. Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (352kB)
[thumbnail of 17. Bab 6.pdf] Text
17. Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (277kB)
[thumbnail of 18. Daftar Pustaka.pdf] Text
18. Daftar Pustaka.pdf

Download (277kB)
[thumbnail of 19. Lampiran.pdf] Text
19. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (634kB)
[thumbnail of 20. Artikel.pdf] Text
20. Artikel.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (304kB)

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi permasalahan gizi cukup serius di kalangan remaja putri Indonesia, dengan prevalensi tercatat sebesar 32% berdasarkan data Riskesdas tahun 2018. Upaya intervensi dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan produk pangan fungsional kaya akan zat besi serta memiliki tingkat penerimaan baik oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan formula terbaik, menganalisis perbedaan tingkat kesukaan, serta mengukur kandungan zat besi pada es krim SOYBLISS dibuat dari kacang kedelai dan kuning telur sebagai alternatif camilan bagi remaja putri penderita anemia. Rancangan penelitian digunakan adalah eksperimental dengan tiga jenis formulasi, yaitu SOYBLISS 0/kontrol (250:0:0), SOYBLISS 1 (250:66:44), dan SOYBLISS 2 (250:44:66) berdasarkan perbandingan susu sapi, kacang kedelai, dan kuning telur. Uji penerimaan produk dilakukan dengan metode hedonik melibatkan 30 panelis agak terlatih untuk menilai indikator warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Kadar zat besi diukur menggunakan metode ICP-OES. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada seluruh indikator uji organoleptik (p < 0,05). SOYBLISS 2 memperoleh rata-rata skor penerimaan tertinggi (4,53), dibandingkan SOYBLISS 0 (4,40) dan SOYBLISS 1 (3,92). Kandungan zat besi pada SOYBLISS 2 tercatat sebesar 2,37 mg per 100 gram, nilainya lebih dari dua kali lipat dibandingkan SOYBLISS 0 hanya mengandung 0,93 mg per 100 gram. Satu porsi SOYBLISS 2 (75 gram) mengandung 1,78 mg zat besi, sehingga telah memenuhi target kontribusi zat besi dari makanan selingan sebesar 10% dari Angka Kecukupan Gizi harian untuk remaja putri usia 13–18 tahun (≥1,5 mg per sajian). Dengan demikian, SOYBLISS 2 terpilih sebagai formula terbaik karena memiliki tingkat penerimaan paling baik sekaligus kadar zat besi tertinggi, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai camilan alternatif dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Nurul, Hindaryani
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Ani, Intiyati
nidn4007116901
Additional Information: TA00268
Uncontrolled Keywords: Anemia, Remaja Putri, SOYBLISS, Zat Besi
Subjects: A General Works > Food and Nutrition > Zat Besi
A General Works > Food and Nutrition > Food
A General Works > Food and Nutrition > Nutrition
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi Surabaya
Depositing User: Nanik Indra Putri Sari
Date Deposited: 13 Oct 2026 03:59
Last Modified: 13 Oct 2026 04:00
URI: http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12662

Actions (login required)

View Item View Item