Nisrina Kamila Putri, Timur (2025) Daya terima dan kadar zat besi (FE) dalam formulasi mochi KECAU (tepung kelor dan kacang hijau). Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.
|
Text
1. Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf Restricted to Repository staff only Download (230kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf Restricted to Repository staff only Download (234kB) |
|
|
Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf Restricted to Repository staff only Download (282kB) |
|
|
Text
5. Abstrak.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Restricted to Repository staff only Download (169kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
8. Daftar Tabel.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
9. Daftar Gambar.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
10. Daftar Singkatan.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
11. Daftar Lampiran.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
12. Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (266kB) |
|
|
Text
13. Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (581kB) |
|
|
Text
14. Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (396kB) |
|
|
Text
15. Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
Text
16. Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (223kB) |
|
|
Text
17. Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (259kB) |
|
|
Text
18. Daftar Pustaka.pdf Download (199kB) |
|
|
Text
19. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (710kB) |
|
|
Text
20. Artikel.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
Abstract
Anemia hadir sebagai salah satu persoalan kesehatan utama di Indonesia, terutama menghantui remaja putri, dengan prevalensi mencapai 18,4%. Salah satu pemicu utama anemia adalah rendahnya kadar zat besi dalam tubuh, sehingga diperlukan Langkah dalam memperbaiki kecukupan gizi dengan cara pengembangan produk pangan yang kaya akan zat besi. Penelitian ini diarahkan guna mengeksplorasi daya terima formulasi dan kadar zat besi (Fe) dalam mochi “KECAU” yang terbuat dari tepung kelor (Moringa oleifera) dan kacang hijau (Vigna radiata). Dalam penelitian ini mengaplikasikan metode eksperimen dalam variasi formulasi mochi yang divariasikan melalui rasio tepung kelor dan kacang hijau 100:0, 80:20, 75:25, dan 70:30. Uji organoleptik dimaksudkan untuk menilai karakteristik produk meliputi rasa, aroma, tekstur, dan penampilan, sedangkan penetapan kadar besi dalam sampel dilakukan dengan spektrofotometri serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi mochi dengan perbandingan 80:20 (kacang hijau : tepung kelor) dengan kode MK2 memiliki daya terima tertinggi dengan rata-rata skor 3,87, yang masuk dalam kategori “suka”. Selain itu, kadar zat besi (Fe) tertinggi ditemukan pada formulasi yang sama (MK2), yaitu 2,99 mg/kg yang dapat memenuhi kebutuhan gizi remaja putri. Masukan yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah mochi “KECAU” mampu menjadi alternatif kudapan bergizi dan efektif dalam membantu pencegahan anemia di kalangan remaja putri. Penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi signifikan pada pengembangan produk pangan fungsional yang sehat serta menarik bagi konsumen.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Ani, Intiyati nidn4007116901 UNSPECIFIED Mujayanto, Mujayanto nidn4014017202 |
| Additional Information: | 14KTI20250090 |
| Uncontrolled Keywords: | Anemia ; mochi KECAU ; tepung kelor ; kacang hijau ; kadar zat besi ; daya terima ; remaja putri |
| Subjects: | A General Works > Food and Nutrition > Nutrition |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi Surabaya |
| Depositing User: | Shirly Qurrota Ainy |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 03:40 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:40 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/11297 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

