BERLIANA, KARTIKA PUTRI (2026) Self-Efficcay dengan manajemen perawatan diri pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Tuban. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES SURABAYA.
|
Text
1. Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf Restricted to Repository staff only Download (185kB) |
|
|
Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
5. Abstrak.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (298kB) |
|
|
Text
8. Daftar Tabel.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
9. Daftar Gambar.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
11. Daftar Lampiran.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
12. Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (298kB) |
|
|
Text
13. Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (438kB) |
|
|
Text
14. Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (387kB) |
|
|
Text
15. Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (328kB) |
|
|
Text
16. Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (326kB) |
|
|
Text
17. Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (274kB) |
|
|
Text
18. Daftar Pustaka.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
19. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan manajemen perawatan diri yang baik untuk mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi. Manajemen perawatan diri meliputi berbagai upaya yang dilakukan secara mandiri oleh penderita dalam mengelola kondisi kesehatannya. Namun, pada kenyataannya, manajemen perawatan diri pada penderita diabetes melitus masih tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh anggota prolanis yang menderita diabetes melitus di Puskesmas Tuban yang berjumlah 65 penderita diabetes melitus, dengan sampel 56 penderita yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Self-Efficacy, sedangkan variabel dependen adalah manajemen perawatan diri. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES) dan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita diabetes melitus memiliki Self-Efficacy tinggi (57,1%) dan sebagian besar penderita diabetes melitus memiliki manajemen perawatan diri baik (60,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai P-Value < 0,001, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara Self-Efficacy dengan manajemen perawatan diri pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Tuban. Self-Efficacy memiliki peran penting dalam meningkatkan manajemen perawatan diri pada penderita diabetes melitus. Semakin tinggi Self-Efficacy yang dimiliki penderita, semakin baik kemampuan mereka dalam melakukan perawatan diri sehingga dapat membantu mencegah komplikasi diabetes melitus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED TITIK, SUMIATIN 4004067701 UNSPECIFIED SU'UDI 4002027804 |
| Additional Information: | TA00014 |
| Uncontrolled Keywords: | Self-Efficacy , manajemen perawatan diri, diabetes melitus. |
| Subjects: | R Medicine > Public health |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Tuban |
| Depositing User: | Sunari |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 08:05 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 08:05 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12801 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

