Perbandingan kadar AST (Aspartate Aminotransferase) dan ALT (Alanine Aminotransferase) sebelum dengan sesudah pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Umbu Rara Meha Kabupaten Sumba Timur

Maria Magdalena Dada, Gaina (2026) Perbandingan kadar AST (Aspartate Aminotransferase) dan ALT (Alanine Aminotransferase) sebelum dengan sesudah pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Umbu Rara Meha Kabupaten Sumba Timur. Skripsi thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf] Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (353kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (359kB)
[thumbnail of 4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)
[thumbnail of 5. Abstrak.pdf] Text
5. Abstrak.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of 8. Daftar Tabel.pdf] Text
8. Daftar Tabel.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of 9. Daftar Gambar.pdf] Text
9. Daftar Gambar.pdf

Download (92kB)
[thumbnail of 10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf] Text
10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of 11. Daftar Lampiran.pdf] Text
11. Daftar Lampiran.pdf

Download (103kB)
[thumbnail of 12. Bab 1.pdf] Text
12. Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (252kB)
[thumbnail of 13. Bab 2.pdf] Text
13. Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (532kB)
[thumbnail of 14. Bab 3.pdf] Text
14. Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (317kB)
[thumbnail of 15. Bab 4.pdf] Text
15. Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (283kB)
[thumbnail of 16. Bab 5.pdf] Text
16. Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (238kB)
[thumbnail of 17. Bab 6.pdf] Text
17. Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (176kB)
[thumbnail of 18. Daftar Pustaka.pdf] Text
18. Daftar Pustaka.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of 19. Lampiran.pdf] Text
19. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of 20. Artikel.pdf] Text
20. Artikel.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (369kB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis dan hingga kini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat indonesia. Pengobatan TB dilakukan dengan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) lini pertama, yang meliputi isoniazid, rifampisin, pirazinamid, dan etambutol, yang diketahui dapat menyebabkan efek samping berupa hepatotoksisitas. Kondisi ini biasanya ditandai dengan peningkatan aktivitas enzim hati, yaitu Aspartate Aminotransferase (AST) dan Alanine Aminotransferase (ALT). Oleh karena itu, pemeriksaan kedua enzim tersebut diperlukan sebagai upaya pemantauan fungsi hati selama pasien menjalani terapi OAT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar AST dan ALT sebelum dengan sesudah pemberian OAT pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Umbu Rara Meha Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menerapkan desain observasional analitik dengan pendekatan longitudinal, yang mengombinasikan data restropektif dan prospektif. Sebanyak 28 pasien tuberkulosis paru yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang di pilih sebagai sampel dalam penelitian ini. Data kadar AST dan ALT sebelum pengobatan diperoleh dari rekam medis pasien, sedangkan data setelah terapi dikumpulkan melalui pemeriksaan laboratorium setelah pasien menyelesaikan fase intensif pengobatan selama dua bulan. Analisis kadar AST dan ALT dilakukan menggunakan alat BioSystem BA200. Uji normalitas data menggunakan Shapiro-Wilk, kemudian dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata kadar AST dari 29,14 U/L menjadi 50,43 U/L serta rerata kadar ALT dari 23,79 U/L menjadi 44,39 U/L setelah pemberian OAT. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon memperlihatkan adanya perbedaan yang bermakna antara kadar AST maupun ALT sebelum dan sesudah terapi OAT dengan nilai p = 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian OAT berhubungan dengan peningkatan kadar AST dan ALT secara signifikan, sehingga pemantauan fungsi hati secara berkala sangat diperlukan selama proses pengobatan tuberkulosis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Edy, Haryanto
nidn4016036401
UNSPECIFIED
Luthfi, Rusyadi
UNSPECIFIED
Additional Information: SI00221
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis, OAT, ALT, AST Hepatotoksisitas
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Nanik Indra Putri Sari
Date Deposited: 16 Oct 2026 03:08
Last Modified: 19 Oct 2026 01:40
URI: http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12786

Actions (login required)

View Item View Item