Troy Prastheo, Putra (2026) Pengaruh variasi waktu minyak pinus (Pine Oil) sebagai penganti Xylol pada proses deparafinisasi terhadap kualitas preparat jaringan hati mencit. Skripsi thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.
|
Text
1. Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf Restricted to Repository staff only Download (583kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf Restricted to Repository staff only Download (624kB) |
|
|
Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf Restricted to Repository staff only Download (519kB) |
|
|
Text
5. Abstrak.pdf Download (230kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Restricted to Repository staff only Download (197kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
8. Daftar Tabel.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
9. Daftar Gambar.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
11. Daftar Lampiran.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
12. Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
|
|
Text
13. Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (508kB) |
|
|
Text
14. Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (427kB) |
|
|
Text
15. Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (314kB) |
|
|
Text
16. Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) |
|
|
Text
17. Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
|
|
Text
18. Daftar Pustaka.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
20. Artikel.pdf Restricted to Repository staff only Download (152kB) |
|
|
Text
19. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Xylol merupakan agen deparafinisasi yang secara luas digunakan dalam histoteknologi karena kemampuannya dalam melarutkan parafin secara efektif, namun memiliki kelemahan berupa sifat toksik, mudah terbakar, serta berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi minyak pinus sebagai alternatif yang lebih aman dengan menggunakan jaringan hati mencit (Mus musculus) melalui pendekatan eksperimental, dengan kelompok kontrol menggunakan xylol dan kelompok perlakuan menggunakan minyak pinus pada suhu 50°C dengan variasi waktu perendaman selama 10, 15, dan 20 menit, selanjutnya kualitas preparat histologi dinilai secara mikroskopis berdasarkan kejelasan inti sel, pewarnaan sitoplasma, serta keseragaman warna jaringan setelah pewarnaan Hematoksilin-Eosin, dan dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis yang dilanjutkan dengan uji Mann– Whitney, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antar kelompok (p > 0,05), namun secara deskriptif terdapat kecenderungan bahwa variasi waktu berpengaruh terhadap kualitas preparat, dengan perlakuan selama 10 menit menghasilkan kualitas preparat terbaik yang ditandai oleh kontras inti dan sitoplasma yang lebih jelas serta distribusi warna yang lebih merata dibandingkan dengan variasi waktu lainnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa minyak pinus berpotensi digunakan sebagai pengganti xylol dalam proses deparafinisasi karena kemampuannya melarutkan parafin tanpa merusak struktur jaringan serta dapat dipertimbangkan sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan dalam praktik histoteknologi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Juliana, Christyaningsih nidn4001076803 UNSPECIFIED Suliati, Suliati nidn4005096401 |
| Additional Information: | SI00198 |
| Uncontrolled Keywords: | Deparafinisasi, minyak pinus, kualitas preparat histologi, variasi waktu, hati mencit |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Nanik Indra Putri Sari |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 01:50 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 07:19 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

