Pengaruh pemberian parasetamol dengan variasi dosis terhadap kadar BUN dan kreatinin serum pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus)

Nethania Artika Dewi, Kirana (2026) Pengaruh pemberian parasetamol dengan variasi dosis terhadap kadar BUN dan kreatinin serum pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus). Skripsi thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (364kB)
[thumbnail of 2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf] Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (341kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (357kB)
[thumbnail of 4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (162kB)
[thumbnail of 5. Abstrak.pdf] Text
5. Abstrak.pdf

Download (87kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (18kB)
[thumbnail of 8. Daftar Tabel.pdf] Text
8. Daftar Tabel.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 9. Daftar Gambar.pdf] Text
9. Daftar Gambar.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of 10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf] Text
10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of 11. Daftar Lampiran.pdf] Text
11. Daftar Lampiran.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of 12. Bab 1.pdf] Text
12. Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (215kB)
[thumbnail of 13. Bab 2.pdf] Text
13. Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (307kB)
[thumbnail of 14. Bab 3.pdf] Text
14. Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (207kB)
[thumbnail of 15. Bab 4.pdf] Text
15. Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB)
[thumbnail of 16. Bab 5.pdf] Text
16. Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[thumbnail of 17. Bab 6.pdf] Text
17. Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (127kB)
[thumbnail of 18. Daftar Pustaka.pdf] Text
18. Daftar Pustaka.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of 19. Lampiran.pdf] Text
19. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of 20. Artikel.pdf] Text
20. Artikel.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (451kB)

Abstract

Parasetamol ialah obat pereda nyeri dan penurun demam yang umum digunakan secara luas. Walaupun relatif aman pada dosis terapi, penggunaan dalam dosis tinggi atau secara berulang dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal akibat terbentuknya metabolit toksik. Penelitian ini melibatkan tikus putih jantan Wistar (Rattus norvegicus) yang ditujukan sebagai indikator fungsi ginjal untuk melihat bagaimana berbagai dosis parasetamol berdampak pada kadar nitrogen urea darah (BUN) dan kreatinin serum. Penelitian didasarkan pada rancangan true experimental menggunakan pendekatan post-test only control group design. Sebanyak 40 ekor tikus dibagi secara acak ke dalam lima kelompok, yaitu kelompok kontrol yang diberikan CMC-Na 0,5% dan empat kelompok perlakuan yang menerima parasetamol secara oral selama 28 hari dengan dosis berturut-turut 0,1; 0,2; dan 0,3 mg/g BB. Pemeriksaan kadar BUN dilakukan menggunakan metode enzimatik dengan spektrofotometer UV-Vis, sedangkan kadar kreatinin dianalisis menggunakan metode Jaffe. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kadar BUN dan kreatinin pada setiap kelompok perlakuan meningkat dibandingkan kelompok kontrol. Analisis menggunakan ANOVA maupun uji nonparametrik mengindikasikan terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok (p < 0,05). Selain itu, uji korelasi memperlihatkan hubungan linear positif antara peningkatan dosis parasetamol dengan kenaikan kadar BUN dan kreatinin. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa paparan parasetamol berulang dapat memicu pembentukan metabolit N-acetyl-p-benzoquinone imine (NAPQI), meningkatkan stres oksidatif, serta menyebabkan kerusakan jaringan ginjal yang berdampak pada penurunan kemampuan filtrasi glomerulus. Akibatnya, ekskresi urea dan kreatinin terganggu sehingga konsentrasi kedua parameter tersebut meningkat di dalam darah. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa pemberian parasetamol dengan variasi dosis berpengaruh terhadap peningkatan kadar BUN dan kreatinin serum, sehingga kedua parameter tersebut dapat digunakan sebagai indikator adanya gangguan fungsi ginjal akibat paparan parasetamol.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Lully Hanni, Endarini
nidn4031078701
UNSPECIFIED
Sri Sulami Endah, Astuti
nidn4027096302
Additional Information: SI00192
Uncontrolled Keywords: Parasetamol, BUN, kreatinin, nefrotoksisitas, tikus putih jantan galur Wistar (Rattus norvegicus)
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Nanik Indra Putri Sari
Date Deposited: 15 Oct 2026 01:07
Last Modified: 15 Oct 2026 04:37
URI: http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12732

Actions (login required)

View Item View Item