Faktor risiko pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian status gizi pada bayi usia 7 bulan

Cornelia, Rengga Mauria (2025) Faktor risiko pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian status gizi pada bayi usia 7 bulan. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (993kB)
[thumbnail of 2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf] Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (112kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB)
[thumbnail of 4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (80kB)
[thumbnail of 5. Abstrak.pdf] Text
5. Abstrak.pdf

Download (224kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (197kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of 8. Daftar Tabel.pdf] Text
8. Daftar Tabel.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of 9. Daftar Lampiran.pdf] Text
9. Daftar Lampiran.pdf

Download (78kB)
[thumbnail of 10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf] Text
10. Daftar Singkatan dan Simbol.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of 11. Bab 1.pdf] Text
11. Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (295kB)
[thumbnail of 12. Bab 2.pdf] Text
12. Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (610kB)
[thumbnail of 13. Bab 3.pdf] Text
13. Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (402kB)
[thumbnail of 14. Bab 4.pdf] Text
14. Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (294kB)
[thumbnail of 15. Bab 5.pdf] Text
15. Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (276kB)
[thumbnail of 16. Bab 6.pdf] Text
16. Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (209kB)
[thumbnail of 17. Lampiran.pdf] Text
17. Lampiran.pdf

Download (757kB)
[thumbnail of 18. Skripsi Lengkap.pdf] Text
18. Skripsi Lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Menyusui eksklusif memainkan peran penting dalam mempromosikan pertumbuhan dan lintasan perkembangan bayi, sementara secara bersamaan mengurangi risiko kekurangan gizi. Namun, tingkat menyusui eksklusif terus tidak memadai di wilayah geografis tertentu, yang dapat meningkatkan kemungkinan status gizi suboptimal di antara bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara praktik menyusui eksklusif dan status gizi bayi pada usia tujuh bulan, serta untuk mengevaluasi peningkatan risiko yang dihadapi oleh bayi yang tidak menerima ASI eksklusif mengenai hasil gizi negatif. Investigasi ini dicirikan sebagai analitis observasional, menggunakan metodologi case-control. Penelitian dilakukan di Pusat Kesehatan Candirejo yang terletak di Kabupaten Magetan. Kelompok kasus terdiri dari 50 bayi kekurangan gizi berusia 7 bulan. Sebaliknya, kelompok kontrol terdiri dari 105 bayi dengan usia yang sama dengan status gizi normal. Sampel untuk kelompok kasus termasuk 38 bayi, sedangkan sampel kelompok kontrol termasuk 76 bayi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling acak sederhana. Variabel independen bersifat eksklusif, sedangkan variabel dependen berkaitan dengan status gizi. Data tersebut berasal dari catatan BukuKia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Odds Ratio (OR). Temuan menunjukkan bahwa prevalensi status gizi pada bayi yang tidak disusui secara eksklusif adalah 42,1%. Prevalensi status gizi yang memadai di antara mereka yang tidak disusui secara eksklusif dicatat sebesar 39,5%. Bayi berusia 7 bulan yang tidak disusui secara eksklusif menunjukkan peningkatan risiko kekurangan gizi 3.128 kali lipat dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang disusui secara eksklusif. Ada korelasi antara menyusui eksklusif dan kesejahteraan gizi bayi pada usia 7 bulan. Bayi yang tidak menerima ASI eksklusif menunjukkan peningkatan 3.128 kali lipat kemungkinan mengalami kekurangan gizi pada usia 7 bulan. Untuk mengurangi kasus malnutrisi di antara bayi berusia 7 bulan, sangat penting untuk memberikan pendidikan dan pengawasan bagi bidan masyarakat, di samping pelatihan petugas kesehatan mengenai pentingnya menyusui eksklusif dan cakupannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Sunarto, Sunarto
nidn4005086701
UNSPECIFIED
Tinuk, Esti Handayani
nidn4017036901
Uncontrolled Keywords: ASI eksklusif, status gizi, bayi usia 7 bulan
Subjects: R Medicine > Midwifery
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Naila Sankrisza
Date Deposited: 03 Jul 2026 01:34
Last Modified: 03 Jul 2026 01:34
URI: http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12195

Actions (login required)

View Item View Item