Nurlailis, Saadah and Nani, Surtinah and Rahayu, Sumaningsih and Astin, Nur Hanifah and Sulikah, Sulikah and Astuti, Setiyani (2023) Laporan Pengabdian Masyarakat SDIDTK di KB/TK Al-Mumtaza Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. Project Report. Poltekkes Kemenkes Surabaya.
|
Text
2023_Lap Pengmas__Nurlailis, Rahayu S, Astuti S .pdf Restricted to Repository staff only Download (723kB) |
Abstract
Latar belakang: Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) anak sangat perlu dilakukan untuk mendeteksi secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang anak termasuk menindaklanjuti setiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya. Kegiatan SDIDTK diselenggarakan dalam bentuk kemitraan antara keluarga, masyarakat (kader, tokoh masyarakat, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat) dengan tenaga professional untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak usia dini dan kesiapan memasuki jenjang pendidikan formal. Tujuan: pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan SDIDTK anak di KB/TK Al-Mumtaaza dapat terlaksana dalam waktu 1 hari dan 94,14% anak terdeteksi. Metode: 1. Persiapan: 1) koordinasi dengan KB/TK Al-Mumtaaza. 2. Pelaksanaan: 1) Sasaran SDIDTK adalah 177 anak 2) pelaksana SDIDTK adalah seluruh dosen Prodi Kebidanan Magetan berjumlah 6 orang dan mahasiswa semester IV berjumlah 10 orang 3) Tempat di KB/TK Al-Mumtaaza Magetan 4) Waktu pelaksanaan selama satu hari tanggal 27 Agustus 2023 mulai pukul 08.0010.00 wib 5) Sarana: timbangan injak, microtoice, grafik BB menurut TB, Grafik TB menurut umur, grafik LK, skrining kit, lembar KPSP sesuai umur, lembar DDST, lembar M-CHAT, lembar tes GPPH, lembar KMPE, poster E dan Kartu E, instrumen TDD, formulir DDTK anak. 3. Evaluasi meliputi jumlah anak yang terdeteksi dan hasil DDTK. Hasil: SDIDTK terlaksana pada tanggal 27 Juli 2023 dengan sasaran sebanyak 177 anak. Kesimpulan: kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk SDIDTK siswa KB/TK Al-Mumtaaza dapat terlaksana dalam waktu 1 hari dengan sasaran 94.14%, ada beberapa siswa tidak hadir, alasan ketidakhadiran karena sakit dan orang tua berhalangan. Saran: kegiatan SDIDTK dapat dilanjutkan pada setiap ajaran baru atau 6 bulan sekali sesuai dengan jadwal program SDIDTK setiap enam bulan untuk usia 2460 bulan.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > Midwifery |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Pusat Penelitan dan Pengabdian Masyarakat > Pengabdian Masyarakat |
| Depositing User: | Naila Sankrisza |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 01:54 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 01:54 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/12151 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

