Berliana Octariz, Maharani (2025) Perbandingan kadar glukosa pada plasma NaF, plasma EDTA, dan serum dengan penundaan waktu pemeriksaan pada pasien diabetes melitus. Skripsi thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.
|
Text
1. Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf Restricted to Repository staff only Download (602kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf Restricted to Repository staff only Download (676kB) |
|
|
Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf Restricted to Repository staff only Download (600kB) |
|
|
Text
5. Abstrak.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Restricted to Repository staff only Download (151kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
8. Daftar Tabel.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
9. Daftar Gambar.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
10. Daftar Lampiran.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
11. Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
|
|
Text
12. Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (354kB) |
|
|
Text
13. Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (302kB) |
|
|
Text
14. Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (477kB) |
|
|
Text
15. Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (232kB) |
|
|
Text
16. Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (125kB) |
|
|
Text
17. Daftar Pustaka.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
18. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
19. Artikel.pdf Restricted to Repository staff only Download (358kB) |
Abstract
Pemeriksaan kadar glukosa darah merupakan bagian penting dalam diagnosis dan pemantauan Diabetes Melitus (DM), namun hasil pemeriksaan dapat dipengaruhi oleh faktor pra-analitik seperti jenis sampel dan penundaan waktu pemeriksaan. Proses glikolisis yang berlangsung dalam sampel darah berpotensi menimbulkan penurunan kadar glukosa apabila pemeriksaan ditunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar glukosa darah pada plasma NaF, plasma EDTA, dan serum dengan variasi penundaan waktu (0, 4, 6, 8, dan 10 jam) pada pasien DM. Penelitian ini menggunakan desain repeated measures dengan enam sampel darah yang dianalisis menggunakan metode GOD-PAP. Temuan penelitian ini memperlihatkan adanya penurunan kadar glukosa darah secara signifikan pada seluruh jenis sampel seiring meningkatnya waktu penundaan. Penurunan paling besar terjadi pada serum, diikuti oleh plasma EDTA, dan penurunan paling kecil terdapat pada plasma NaF. Berdasarkan analisis statistik menggunakan Repeated Measures ANOVA, ditemukan perbedaan yang bermakna terhadap kadar glukosa darah berdasarkan rentang waktu penundaan antara 4 hingga 10 jam (p < 0,05). Sedangkan pada antar jenis sampel penurunan kadar glukosa mulai terlihat signifikan pada penundaan 8 jam (sig = 0,041) dan 10 jam (sig = 0,021). Dengan demikian, Plasma NaF menunjukkan kestabilan tertinggi, sementara baik plasma EDTA maupun serum mengalami degradasi glukosa yang signifikan ketika analisis ditunda lebih dari 6 jam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Anik, Handayati nidn4017066401 UNSPECIFIED Musholli Himmatun, Nabilah nidn |
| Additional Information: | 12SKR20250060 |
| Uncontrolled Keywords: | Glukosa ; plasma ; NaF ; EDTA ; serum |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Shirly Qurrota Ainy |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 06:58 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 06:58 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/11352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

