MIRNA, TRI CAHYANI (2025) Kepatuhan minum obat dengan terjadinya neuropati diabetikum pada penderita diabetes melitus DI PUSKESMAS Tuban Kabupaten Tuban. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.
|
Text
1. Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf Restricted to Repository staff only Download (518kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan Penguji.pdf Restricted to Repository staff only Download (521kB) |
|
|
Text
4. Surat Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (503kB) |
|
|
Text
5. Abstrak.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
6. Kata Pengantar.pdf Download (68kB) |
|
|
Text
7. Daftar Isi.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
8. Daftar Tabel.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
9. Daftar Gambar.pdf Download (61kB) |
|
|
Text
10. Daftar Singkatan dan Lambang.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
11. Daftar Lampiran.pdf Download (71kB) |
|
|
Text
12. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (120kB) |
|
|
Text
13. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (392kB) |
|
|
Text
14. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) |
|
|
Text
15. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (212kB) |
|
|
Text
16. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (68kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (117kB) |
|
|
Text
18. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, salah satunya neuropati diabetikum. Komplikasi ini sering muncul akibat hiperglikemia kronis yang tidak terkontrol, dan salah satu penyebabnya adalah ketidakpatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kejadian neuropati diabetikum pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Tuban Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh penderita diabetes melitus yang mengikuti program PROLANIS sebanyak 65 orang. Sampel diambil sebanyak 56 orang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner MMAS-8 untuk menilai kepatuhan minum obat dan DNS untuk mendeteksi neuropati diabetikum. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar (59%) penderita dengan kepatuhan rendah mengalami neuropati diabetikum, sedangkan pada penderita dengan kepatuhan tinggi, sebagian besar (30%) tidak mengalami komplikasi tersebut. Hasil uji Chi-Square menunjukkan P-value = 0,001 (P < 0,05), yang berarti ada hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kejadian neuropati diabetikum. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kepatuhan, semakin rendah risiko terjadinya neuropati diabetikum. Oleh karena itu, edukasi dan pemantauan rutin dari tenaga kesehatan sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien dan mencegah komplikasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED SU'UDI 4002027804 UNSPECIFIED TITIK, SUMIATIN 4004067701 |
| Additional Information: | 5KTI2025032 |
| Uncontrolled Keywords: | Kepatuhan Minum Obat, Neuropati Diabetikum, Diabetes Melitus |
| Subjects: | R Medicine > Public health R Medicine > Public health > Public health service R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Tuban |
| Depositing User: | Sunari |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 13:01 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 13:01 |
| URI: | http://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/id/eprint/10990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

